Thursday, March 14, 2019

Algoritma Pemrograman : Stack



Stack


      Stack (tumpukan) merupakan sebuah cara dalam mengorganisasikan data – data
yang dimiliki. Stack digunakan sebagai penyimpanan data didalam memori. Kaidah
utama dalam stack adalah LIFO yang merupakan singkatan dari Last In First Out, artinya
adalah data yang terakhir dimasukkan adalah data yang pertama kali akan diakses atau
dikeluarkan.



Berikut operasi-operasi yang ada dalam tipe data stack :

Elemen : Elemen dari stack dapat bertipe apapun, sebut saja
ElemenType.

Struktur : Hubungan antara satu elemen dengan elemen lainnya adalah
linear, dengan elemen yang akan dihapus/diambil merupakan elemen terakhir yang ditambahkan/dimasukkan ke dalam stack.

CREATE : Operasi untuk membuat stack baru.
Post – Akan dihasilkan stack yang kosong.

CLEAR : Operasi untuk menghapus semua elemen yang berada dalam
stack Post – Stack akan menjadi empty/kosong.

PUSH (e:ElemenType): Operasi untuk menambahkan satu elemen ke dalam stack.
Pre – stack tidak boleh full Post – Jumlah elemen dalam stack bertambah 1, letak dari elemen baru berada pada posisi paling atas.

POP(e:ElemenType) : Operasi untuk menghapus saatu elemen teratas dari stack. Pre – stack tidak boleh kosong Post – Jumlah elemen stack berkurang 1, dimana elemen yang diambil/dihapus adalah elemen yang terakhir masuk.

EMPTY : Boolean
: Operasi untuk memeriksa apakah suatu stack kosong atau tidak
Post – Bila stack dalam keadaan kosong, maka empty akan menghasilkan nilai TRUE, sebaliknya akan bernilai FALSE.

FULL : Boolean
: Operasi untuk memeriksa apakah stack sudah penuh atau belum ?
Post – Bila stack sudah penuh, akan mengembalikan nilai TRUE, dan kondisi sebaliknya bernilai FALSE.

Klik disini, untuk mengunduh contoh program (Berbahasa C++)

Daftar Pustaka :

Tuesday, February 26, 2019

Algoritma Pemrograman : Pointer


POINTER


POINTER
Pointer adalah variabel yang berisi  alamat dari variabel yang memiliki nilai tertentu. Konsep dari pointer sebenarnya tidak sekompleks yang diduga oleh beberapa orang. Pointer sesungguhnya berisi alamat suatu data, bukan data sebagaimana pada variable yang telah dikenal. 
Seperti diketahui, setiap byte di dalam memori computer memiliki alamat.  Alamat memori dimulai dari 0. Didalam memori inilah variable disimpan.  Namun, tentu saja program tidak perlu menyebutkan alamat suatu variable secara eksplisit. Pada saat program dimuat didalam memori, variable akan diletakkan dengan sendirinya pada alamat tertentu. 
Suatu pointer didalam program dimaksudkan untuk menunjuk ke suatu alamat memori. Sebagai contoh pada gambar di bawah ini, kalau pint adalah pointer, dan vint adalah variable yang terletak didalam memori beralamat 0x28fee8,  pointer  pint dapat diatur agar menunjuk ke variable vint.  


MENGETAHUI ALAMAT SUATU VARIABEL 
Alamat suatu variable dapat diketahui dengan mudah. Caranya ialah dengan menambahkan operator alamat, berupa simbol &, didepan nama variable. Dengan mengirimkan ke cout, alamat suatu variable akan ditampilkan ke layar.
Program alifbata.cpp memperlihatkan adanya tiga deklarasi variable bernama alif, ba dan ta. Alamat ketiga variable ini ditampilkan melalui satu cout.
Alamat diperoleh dengan menambahkan tanda & didepan nama variable.

Input :



Output :




DEKLARASI VARIABEL POINTER 
Suatu variable pointer dideklarasikan dengan bentuk seperti berikut :
tipe_data nama_variabel
Dalam hal ini:

Tipe_data dapat berupa sembarang tipe seperti halnya pada deklarasi variable bukanpointer;

Nama_variabel adalah nama variable pointer Beberapa contoh deklarasi variable pointer :
 int *pint;
//pointer ke int  char *pch;
//pointer ke char  float *pfl;
//pointer ke float;

Macam-macam Pointer
Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh C++, yaitu :

1.    Operator Dereference (&)
       Operator ini biasa disebut dengan “address of” atau operator alamat. Dengan menggunakan operator dereference ini, suatu variable akan menghasilkan/menampilkan alamat lokasi memori.


2.    Operator Reference (*)

Operator Reference atau biasa disebut dengan “value pointed by”. Bedanya dengan Operator Dereference, operator ini akan menampilkan nilai yang terdapat dalam suatu alamat memori, bukan menampilkan alamat memorinya.

Unduh contoh program dengan cara klik link dibawah ini...

DAFTAR PUSTAKA :
http://kelompok7ka1.blogspot.com/2015/11/pointer.html





Monday, February 18, 2019

Algoritma Pemrograman : Struktur Array


Struktur Array


Array

Variabel  Larik  atau  lebih  dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah  komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.
Variabel array dalam bahasa C++, dapat digolongkan menjadi tiga buah dimensi :
•  Array Berdimensi Satu.
•  Array Berdimensi Dua
•  Array Berdimensi Dua

Setiap elemen array di atas menyimpan nilai bertipe integer dan akan menempati alamat memori yang berbeda, hal ini akan menyebabkan array tersebut memiliki ukuran 40 byte, yang berasal dari 10 x 4. Nilai 10 menunjukkan banyaknya elemen array sedangkan nilai 4 merupakan ukuran dari tipe data integer (dalam 32 bit).

Pendeklarasian Array

Penndeklarasian array diletakkan pada variabel dengan menggunakan tanda kurung sudut ( [ ] ) yang mana ini akan menunjukkan indeks array.


Mengakses Elemen Array

Setelah mengetahui cara pendeklarasian array, selanjutnya kita harus mengetahui bagaimana cara untuk memanipulasi array tersebut. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisikan nilai ke dalam elemen-elemen array bersangkutan. Bentuk umum untuk pengisian elemen array adalah sebagai berikut.

NamaArray [indeks] := nilai


gambar penggunaan array di variabel
pemanggilan array 


Manfaat penggunaan Array
Penggunaan array sangat membantu programer untuk mempermudah mmengkoding, karena dengan adanya array jumlah pemakaian kata-kata pada variabel menjadi lebih singkat dan mudah diingat.

Array Konstan

Nilai yang terkandung di dalam sebuah array dapat bernilai konstan, artinya nilai-nilai tersebut tidak dapat diubah. Untuk melakukan hal tersebut, kita harus mendeklarasikan array bersangkutan dengan kata kunci const.

Baca juga : Materi penggunaan array berdimensi

Unduh contoh program dengan cara klik disini...





DAFTAR PUSTAKA :

https://keeptamvan.blogspot.com/2015/09/array-dalam-stuktur-data-pemograman.html

Algoritma Pemrograman : Struktur Data (Struct)





Struktur dalam Algorima Pemrograman

Penjelasan Struktur Data
Data Structures (struct)  adalah salah satu fitur bahasa pemrograman C/C++, merupakan keyword  yang memungkinkan kita untuk membuat sebuah deklarasi untuk membuat pengelompokan variabel dengan tipe data yang berbeda. Struktur data adalah sebuah skema organisasi, seperti struktur dan array, yang diterapkan pada data sehingga data dapat diinterprestasikan dan sehingga operasi-operasi spesifik dapat dilaksanakan pada data tersebut.
1.                 Jenis data primitif, terdiri atas :
a.               Integer
b.               Real
c.               Boolean
d.               Karakter
2.               Jenis data campuran, yaitu : "String".

Cara mendeklarasikan struct
Struct  merupakan keyword yang memungkinkan membuat deklarasi yang di dalamnya dapat terdapat banyak variabel, hasil deklarasi ini akan menghasilkan user-defined data type yaitu tipe structure yang berguna untuk mendirikan object.
Contoh bentuk penulisan :



Keterangan :
-                  struck buah,  adalah identitas dari stuck tersebut.
-                  Sedangkan float, string, dan int adalah pendeklarasian.

Penjelasan Objek
Struct sebenarnya hanyalah deklarasi untuk membuat sebuah tipe data baru yang didirikan oleh programmer sebagai data structure. Data structure tersebut akan digunakan sebagai pembuatan object, pembuatan object itu dapat dilakukan didalam deklarasi struct atau diluar deklarasi struct.
Pembuaan object sendiri sama seperti pembuatan variabel seperti biasanya, yang berbeda hanya pada program menggunakan tipe structure sebagai tipe datanya.
Mengakses member dari Struct

Kita tidak bisa menggunakan member-member dari struct sebelum didirikan object yang didirikan menggunakan data structure tersebut. karena struct hanyalah sebuah rancangan dari tipe structure.

Setelah kita berhasil membuat sebuah deklarasi object. untuk mengakses member struct dari object tersebut kita membutuhkan Member Access Operator . di antara nama object dan nama anggota variabel struct.

Cara inisialisasi Objek

Inisialisasi adalah suatu tindakan untuk memberikan nilai awal pada suatu variabel. pada object kita dimungkinkan untuk memberikan nilai awal dengan beberapa cara yaitu, non-static member initialization, initializer list, dan uniform initialization.


Kesimpulan :
Jadi kesimpulan dari penggunaan struct  adalah sebagai pengganti pendeklarasian langsung yang mana pendeklarasian dipakai secara berkelompok.


Unduh contoh program dengan cara klik  kalimat di bawah ini :
Contoh program penggunaan mode struktur data (struct)


Daftar pustaka :


Tuesday, December 11, 2018

Algoritma Pemrograman : Akses File dari Code Blocks (C++) ke Notepad





Akses File

    Akses file adalah sebuah prosedur pengaksesan hasil dari suatu program ke dalam program bentuk lain. Misalnya Pada blog ini akan mengakses file dari  Code Blocks yang mana programnya menggunakan bahasa C++ dan akan diakses ke dalam aplikasi notepad.
 


    Tahap pertama, pastikan kamu sudah membuat  file dengan ekstensi cpp dan txt, juga folder untuk melakukan percobaannya. File cpp dan txt harus dalam satu folder.




    Setelah kamu selesai tahap tadi, selanjutnya tahap ke-2, yaitu mengcoding. Dengan contoh isian codingan sebagai berikut.


Penjelasan singkat :

#Include < fstream >  untuk menulis file
#Include < ifstream > untuk  membaca file
#Include < ofstream > untuk keduanya ( menulis dan membaca file )

Baca juga : Operasi Manipulasi String

 Outputan hanyalah sebuah variabel untuk mengakses kalimat yang kamu masukkan. Kamu juga bisa menggantinya dengan kata-kata lain, misalkan "keluaran", "aksesan", atau bahkan jika kamu menginginkan memakai nama kamu juga tidak mengapa.

Pada baris 9,  didalam tanda kurung itu adalah nama file txt mu, jangan lupa menuliskan ekstensinya.

Pada baris 10 dan 12 itu hanyalah kalimat yang ingin kita keluarkan di notepad.

Dan pada baris 13 adalah perintah untuk mengclose isi runningan, sehingga beralih ke notepad.

Hasil running-an program c++ :


Isinya memang kosong, karena semua isinya sudah ditransfer semua ke dalam notepad yang sudah kita buat tadi (txt yang sama dalam satu folder cpp nya).

Dan ini lah hasil nya yang muncul di notepad yang sudah disiapkan tadi sebelumnya :







Monday, December 10, 2018

Algoritma Pemrograman : Materi Tentang Fungsi Dalam Algoritma Pemrograman



Fungsi


   Fungsi/function adalah cuplikan program atau pengelompokan instruksi berdasarkan kegunaanya atau kumpulan statement yang dikelompokan yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Pengertian lain dari fungsi juga bisa dijelaskan  sebagai blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus. Kegunaan dari fungsi adalah :

  1. Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulangan atau sama.
  2. Program menjadi lebih terstruktur, sehingga mudah dipahami dan dapat lebih dikembangan.

Dalam fungsi ada yang disebut dengan parameter,parameter adalah data masukan untuk subprogram yang nantinya akan diproses lebih lanjut dalam subprogram tersebut. Parameter ada 2 yaitu :

  1. Parameter formal : variable yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi dan dijelaskan typenya.
  2. Parameter aktual : varibale yang dipakai dalam pemanggilan fungsi dan dijelaskan tipenya erbeda dengan procedure yang bisa dengan tidak menggunakan parameter, fungsi harus menggunakan parameter dalam penggunaanya.
Contoh Syntax :


#include<iostream>

using namespace std;

int menu()
{
    cout<<" Pilihan Daftar Menu Makanan yang Tersedia :"<<endl;
    cout<<" 1. Nasi goreng spesial = Rp. 15.000"<<endl;
    cout<<" 2. Mie goreng spesial  = Rp. 13.000"<<endl;
    cout<<endl;
}

main()
{
    string ket;
    int t,l,tot,jum,kem,duit[2][2];
    awal:
        l=0;l<3;l++;
        menu();
        cout<<" Pilih makanan yang anda pesan sesuai kode yang ada : ";cin>>t;
        cout<<" Jumlah makanan yang kamu beli : ";cin>>jum;
        if(t=1)
        {
            ket=" Nasi goreng spesial ";
            duit[l][0]=13000;
        }
        else if(t=2)
        {
            ket=" Mie goreng spesial ";
            duit[l][0]=13000;
        }
    cout<<"================================================================"<<endl;
    cout<<" Makanan yang anda pesan adalah :"<<ket<<endl;
    cout<<" Harga satuannya adalah         : Rp. "<<duit[l][0]<<endl;
    cout<<" Jumlah yang anda beli sebanyak : "<<jum<<" bungkus"<<endl;
    cout<<"================================================================"<<endl;
    tot=duit[l][0]*jum;
    cout<<" Total harga pembeian anda adalah : Rp. "<<tot<<endl;
    cout<<" Uang yang anda bayarkan adalah   : Rp. ";cin>>duit[l][1];
    cout<<"================================================================"<<endl;
    kem=duit[l][1]-tot;
    cout<<" Kembalian uang anda adalah       : Rp. "<<kem<<endl;
}

Hasil Running :




  1. Struktur Fungsi
    Sebuah fungsi sederhana mempunyai bentuk penulisan sebagai berikut :nama_fungsi(argumen)
    {
    … pernyataan / perintah;
    … pernyataan / perintah; 
    … pernyataan / perintah;
    }
    Keterangan:
    -  Nama fungsi, boleh dituliskan secara bebas dengan ketentuan, tidak menggunakan spasi dan nama-nama fungsi yang mempunyai arti sendiri.
    -  Argumen, diletakan diantara tanda kurung “( )” yang  terletak dibelakang nama fungsi. Argumen boleh diisi dengan suatu data atau dibiarkan kosong.
    -  Pernyataan / perintah, diletakan diantara tanda kurung ‘{ }’.
    Pada pemanggilan sebuah fungsi, cukup dengan menuliskan nama fungsinya.
  2. Prototipe Fungsi
    Prototipe fungsi digunakan untuk mendeklarasikan ke kompiler mengenai: Tipe data keluaran dari fungsi.  Jumlah parameter yang digunakan Tipe data dari masing-masing parameter yang digunakan. Keuntungan didalam pemakai prototipe yaitu :  Kompiler  akan  melakukan  konversi antara tipe parameter dalam definisi dan parameter fungsi.  Jika jumlah parameter yang digunakan dalam definisi fungsi dan pada saat pemanggilan fungsi berbeda atau  tidak  sama,  maka  akan menunjukkan kesalahan.
  3. Parameter Fungsi
    Terdapat dua macam para parameter fungsi, yaitu :
    - Parameter formal adalah variabel yang terdapat pada daftar parameter yang berada          didalam definisi fungsi.




    -Parameter Aktual adalah variabel yang digunakan pada pemanggilan suatu fungsi.

  4. Variabel dalam ProsedureNilai dalam suatu suatu Prosedur sifatnya hanya lokal, artinya hanya dapat digunakan pada prosedur yang bersangkutan. Dengan demikian dalam suatu program yang menggunakan prosedur terdapat dua istilah variabel local dan variabel global.
  5.  Pemanggilan Fungsi
    Untuk mengeksekusi fungsi, nama fungsi harus di panggil dari program pemanggil, misalnya  dari  program utama  atau  modul  program  lainnya.  Agar  fungsi  dikenal  oleh program pemanggil, maka prototype fungsi harus dideklarasikan di awal program. Prototype fungsi hanya berisi bagian judul (header).
    Contoh:
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    float LuasSegitiga(float, float); //prototype fungsi
    main()
    {
       int i,N;
       float a,t;
       printf("input banyak segitiga = ");
       scanf("%d",&N);
       for(i=1;i<=N;i++)
       {
           printf("input alas = ");scanf("%f",&a);
           printf("input tinggi = ");scanf("%f",&t);
           printf("%f\n",LuasSegitiga(a,t));
       }

        getch();

       }

         float LuasSegitiga(float alas, float tinggi) 
      { 
      float luas;
      luas = alas*tinggi/2;
      return luas;

    }
  6. Variabel Lokal dan Global
    Variabel lokal adalah variabel yang dideklarasikan di dalam fungsi. Sifat-sifat variabel lokal :
    Secara otomatis akan diciptakan ketika fungsi dipanggil dan akan lenyap ketika proses eksekusi terhadap fungsi berakhir.
    Hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel dideklarasikan.
    Variabel global adalah variabel yang dideklarasikan di luar fungsi. Sifat-sifat variabel global adalah dikenal (dapat diakses) oleh semua fungsi. Berdasarkan contoh fungsi diatas, maka variabel luas disebut variabel lokal sedangkan nama variabel yang dideklarasikan dalam program utama seperti i, N, a, t disebut variabel global.
  7. Prosedur
    Prosedur merupakan suatu bagian dari program yang dimaksudkan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya terpisah dari program yang memanggilnya. Perbedaan fungsi dan prosedur adalah, fungsi menghasilkan/mengembalikan nilai, sedangkan prosedur tidak mengembalikan nilai tertentu, tapi dapat memberikan hasil yang ada di dalam prosedur itu. Prosedur disebut juga dengan fungsi tanpa tipe (void). Prosedur dapat menggunakan parameter atau tidak.

Daftar Pustaka :
http://student.blog.dinus.ac.id/anshari/2017/07/06/fungsi-dalam-algoritma-pemrograman/
https://www.academia.edu/19847106/prosedur_dan_fungsi_dalam_algoritma_dan_pemrograman?auto=download : Pengunggah : Akzha Jumiati

Wednesday, November 7, 2018

Algoritma Pemrograman : Operasi Penggunaan Array





Operasi Penggunaan Array



Variabel  Larik  atau  lebih  dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah  komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.
Variabel array dalam bahasa C++, dapat digolongkan menjadi tiga buah dimensi,yaitu :
  • Array Berdimensi Satu
          Array dimensi satu adalah sebagai tempat menampung jumlah kuota pada suatu variabel, sehingga terlihat seperti membatasi kuota dalam suatu variabel. Suatu array dapat digambarkan sebagai kotak panjang yang berisi kotak- kotak kecil didalam kotak panjang tersebut. Untuk pendeklarasiannya array satu dimensi ini sebenarnya hampir sama dengan pendeklarasian variabel yang lainnya, hanya saja pada pendeklarasian array satu dimensi ini variabel arraynya diikuti dengan maksimum banyaknya elemen yang dapat disimpan dalam variabel array yang dituliskan dalam pasangan tanda siku pembuka dan siku penutupnya. Didalam bahasa pemrograman C++, harga awal indeks dimulai dengan nilai 0 (nol). Maka jika dituliskan banyaknya maksimum elemen adalah N , hal ini dapat diartikan indeks yang akan digunakan adalah 0, 1, 2, 3, . . . .N-1.
    Berikut ini adalah contoh dari bentuk umum untuk pendeklarasian array satu dimensi :
    tipe_data nama_var_array [ukuran];
    Artinya :
    tipe_data               : Menyatakan jenis tipe data elemen array (int, char, float, dsb)
    nama_var_array   : Menyatakan nama variabel yang akan digunakanukuran                    : menunjukkan maksimal banyaknya elemen array
     Contoh syntax sederhana :
    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<iostream>
    using namespace std;
    main()
    {
        int i,n,nt[3],nut[3],nus[3],tot[3];
        string nama[10];
        char nim[20][20];
        float nitu[10],niuts[10],niuas[10];
        cout<<" Masukan berapa banyak murid yang dinilai : ";cin>>n;
        for(i=0;i<n;i++)
        {
            cout<< i+1 << "\tNama\t: ";cin>>nama[i];
            cout<<" \tNIM\t: ";cin>>nim[i];
            cout<<" \tNilai tugas\t: ";cin>>nitu[i];
            cout<<" \tNilai UTS\t: ";cin>>niuts[i];
            cout<<" \tNilai UAS\t: ";cin>>niuas[i];
            tot[i]=(nitu[i]*0.3)+(niuts[i]*0.3)+(niuas[i]*0.4);
            cout<<" \tNIlai Akhir\t: "<<tot[i]<<endl;
            cout<<endl;
        }
    }

     Hasil program :


  • Array Berdimensi Dua
    Array dua dimensi adalah array yang terdiri dari n buah baris dan m buah kolom, atau array dua dimensi juga biasa disebut sebagai array yang mempunyai dua subskrip, yaitu baris dan kolom. Bentuknya dapat dibayangkan seperti matriks atau tabel. dimana indeks pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom.
    Jika pada array satu dimensi menentukan batasan kuota variabel, maka pada array dua dimensi biasanya digunakan untuk meminimalisir jumlah penggunaan variabel, sehingga jika yang seharusnya kita menggunakan 10 variabel, maka dapat kita singkat menjadi 5 variabel atau berapapun yang kurang dari sepuluh. Sehingga fungsi ini memudahkan kita untuk tidak membuat banyak variabel.
    Contoh syntax sederhana :
    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<iostream>
    using namespace std;
    main()
    {
        int i,n,nilai[10][4],tot[10];
        string id[10][2];
        cout<<endl;
        cout<<" Masukan berapa banyak murid yang dinilai : ";cin>>n;
        for(i=0;i<n;i++)
        {
            cout<< i+1 << "\tNama\t: ";cin>>id[i][0];
            cout<<" \tNIM\t: ";cin>>id[i][1];
            cout<<" \tNilai tugas\t: ";cin>>nilai[i][0];
            cout<<" \tNilai UTS\t: ";cin>>nilai[i][1];
            cout<<" \tNilai UAS\t: ";cin>>nilai[i][2];
            tot[i]=(nilai[i][0]*0.3)+(nilai[i][1]*0.3)+(nilai[i][2]*0.4);
            cout<<" \tNIlai Akhir\t: "<<tot[i]<<endl;
            cout<<endl;
        }
    }

     Hasil program :


Baca Juga : Materi Fungsi
  • Array Berdimensi Tiga
    Pada array satu dimensi menunjukan index baris, pada array dua dimensi menunjukan jumlah baris, maka pada array tiga dimensi menunjukan kolom (jamngguanakan tabel). Array Tiga Dimensi adalah elemen array yang memiliki baris, kolom dan ukuran lebih banyak daripada Array dua dimensi, ini adalah array perluasan dari array dua dimensi dan dapat dikembangkan ke lebih dari dua dimensi.
    Contoh syntax sederhana :
    #include <iostream>
    using namespace std;
    int main()
    {
        char data [2][3][6] = {" 1 ", " 4 ", " 1 ", " 5 ", " 2 ", " 3 "};
        int i,j;
        cout<<"\n";


        for(i=0; i<2; i++)
        {
            for(j=0; j<3; j++)
            {cout<<data[i][j];}
        cout<<"\n";
        }
        return 0;
    }

    Hasil program :




    Sekian dari yang bisa penulis bagikan. Jika penulis ada kesalahan mohon dimaafkan dan terimakasih penulis ucapkan kepada para narasumber yang sudah membagi ilmunya dan para pembaca yang sudah mau membaca blog ini.


Daftar Pustaka :


Algoritma Pemrograman : Graph dan Pohon

Graph Graf adalah kumpulan noktah (simpul) di dalam bidang dua dimensi yang dihubungkan dengan sekumpulan garis (sisi). Graph dapa...