Tuesday, December 11, 2018

Algoritma Pemrograman : Akses File dari Code Blocks (C++) ke Notepad





Akses File

    Akses file adalah sebuah prosedur pengaksesan hasil dari suatu program ke dalam program bentuk lain. Misalnya Pada blog ini akan mengakses file dari  Code Blocks yang mana programnya menggunakan bahasa C++ dan akan diakses ke dalam aplikasi notepad.
 


    Tahap pertama, pastikan kamu sudah membuat  file dengan ekstensi cpp dan txt, juga folder untuk melakukan percobaannya. File cpp dan txt harus dalam satu folder.




    Setelah kamu selesai tahap tadi, selanjutnya tahap ke-2, yaitu mengcoding. Dengan contoh isian codingan sebagai berikut.


Penjelasan singkat :

#Include < fstream >  untuk menulis file
#Include < ifstream > untuk  membaca file
#Include < ofstream > untuk keduanya ( menulis dan membaca file )

Baca juga : Operasi Manipulasi String

 Outputan hanyalah sebuah variabel untuk mengakses kalimat yang kamu masukkan. Kamu juga bisa menggantinya dengan kata-kata lain, misalkan "keluaran", "aksesan", atau bahkan jika kamu menginginkan memakai nama kamu juga tidak mengapa.

Pada baris 9,  didalam tanda kurung itu adalah nama file txt mu, jangan lupa menuliskan ekstensinya.

Pada baris 10 dan 12 itu hanyalah kalimat yang ingin kita keluarkan di notepad.

Dan pada baris 13 adalah perintah untuk mengclose isi runningan, sehingga beralih ke notepad.

Hasil running-an program c++ :


Isinya memang kosong, karena semua isinya sudah ditransfer semua ke dalam notepad yang sudah kita buat tadi (txt yang sama dalam satu folder cpp nya).

Dan ini lah hasil nya yang muncul di notepad yang sudah disiapkan tadi sebelumnya :







Monday, December 10, 2018

Algoritma Pemrograman : Materi Tentang Fungsi Dalam Algoritma Pemrograman



Fungsi


   Fungsi/function adalah cuplikan program atau pengelompokan instruksi berdasarkan kegunaanya atau kumpulan statement yang dikelompokan yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Pengertian lain dari fungsi juga bisa dijelaskan  sebagai blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus. Kegunaan dari fungsi adalah :

  1. Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulangan atau sama.
  2. Program menjadi lebih terstruktur, sehingga mudah dipahami dan dapat lebih dikembangan.

Dalam fungsi ada yang disebut dengan parameter,parameter adalah data masukan untuk subprogram yang nantinya akan diproses lebih lanjut dalam subprogram tersebut. Parameter ada 2 yaitu :

  1. Parameter formal : variable yang ada pada daftar parameter dalam definisi fungsi dan dijelaskan typenya.
  2. Parameter aktual : varibale yang dipakai dalam pemanggilan fungsi dan dijelaskan tipenya erbeda dengan procedure yang bisa dengan tidak menggunakan parameter, fungsi harus menggunakan parameter dalam penggunaanya.
Contoh Syntax :


#include<iostream>

using namespace std;

int menu()
{
    cout<<" Pilihan Daftar Menu Makanan yang Tersedia :"<<endl;
    cout<<" 1. Nasi goreng spesial = Rp. 15.000"<<endl;
    cout<<" 2. Mie goreng spesial  = Rp. 13.000"<<endl;
    cout<<endl;
}

main()
{
    string ket;
    int t,l,tot,jum,kem,duit[2][2];
    awal:
        l=0;l<3;l++;
        menu();
        cout<<" Pilih makanan yang anda pesan sesuai kode yang ada : ";cin>>t;
        cout<<" Jumlah makanan yang kamu beli : ";cin>>jum;
        if(t=1)
        {
            ket=" Nasi goreng spesial ";
            duit[l][0]=13000;
        }
        else if(t=2)
        {
            ket=" Mie goreng spesial ";
            duit[l][0]=13000;
        }
    cout<<"================================================================"<<endl;
    cout<<" Makanan yang anda pesan adalah :"<<ket<<endl;
    cout<<" Harga satuannya adalah         : Rp. "<<duit[l][0]<<endl;
    cout<<" Jumlah yang anda beli sebanyak : "<<jum<<" bungkus"<<endl;
    cout<<"================================================================"<<endl;
    tot=duit[l][0]*jum;
    cout<<" Total harga pembeian anda adalah : Rp. "<<tot<<endl;
    cout<<" Uang yang anda bayarkan adalah   : Rp. ";cin>>duit[l][1];
    cout<<"================================================================"<<endl;
    kem=duit[l][1]-tot;
    cout<<" Kembalian uang anda adalah       : Rp. "<<kem<<endl;
}

Hasil Running :




  1. Struktur Fungsi
    Sebuah fungsi sederhana mempunyai bentuk penulisan sebagai berikut :nama_fungsi(argumen)
    {
    … pernyataan / perintah;
    … pernyataan / perintah; 
    … pernyataan / perintah;
    }
    Keterangan:
    -  Nama fungsi, boleh dituliskan secara bebas dengan ketentuan, tidak menggunakan spasi dan nama-nama fungsi yang mempunyai arti sendiri.
    -  Argumen, diletakan diantara tanda kurung “( )” yang  terletak dibelakang nama fungsi. Argumen boleh diisi dengan suatu data atau dibiarkan kosong.
    -  Pernyataan / perintah, diletakan diantara tanda kurung ‘{ }’.
    Pada pemanggilan sebuah fungsi, cukup dengan menuliskan nama fungsinya.
  2. Prototipe Fungsi
    Prototipe fungsi digunakan untuk mendeklarasikan ke kompiler mengenai: Tipe data keluaran dari fungsi.  Jumlah parameter yang digunakan Tipe data dari masing-masing parameter yang digunakan. Keuntungan didalam pemakai prototipe yaitu :  Kompiler  akan  melakukan  konversi antara tipe parameter dalam definisi dan parameter fungsi.  Jika jumlah parameter yang digunakan dalam definisi fungsi dan pada saat pemanggilan fungsi berbeda atau  tidak  sama,  maka  akan menunjukkan kesalahan.
  3. Parameter Fungsi
    Terdapat dua macam para parameter fungsi, yaitu :
    - Parameter formal adalah variabel yang terdapat pada daftar parameter yang berada          didalam definisi fungsi.




    -Parameter Aktual adalah variabel yang digunakan pada pemanggilan suatu fungsi.

  4. Variabel dalam ProsedureNilai dalam suatu suatu Prosedur sifatnya hanya lokal, artinya hanya dapat digunakan pada prosedur yang bersangkutan. Dengan demikian dalam suatu program yang menggunakan prosedur terdapat dua istilah variabel local dan variabel global.
  5.  Pemanggilan Fungsi
    Untuk mengeksekusi fungsi, nama fungsi harus di panggil dari program pemanggil, misalnya  dari  program utama  atau  modul  program  lainnya.  Agar  fungsi  dikenal  oleh program pemanggil, maka prototype fungsi harus dideklarasikan di awal program. Prototype fungsi hanya berisi bagian judul (header).
    Contoh:
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    float LuasSegitiga(float, float); //prototype fungsi
    main()
    {
       int i,N;
       float a,t;
       printf("input banyak segitiga = ");
       scanf("%d",&N);
       for(i=1;i<=N;i++)
       {
           printf("input alas = ");scanf("%f",&a);
           printf("input tinggi = ");scanf("%f",&t);
           printf("%f\n",LuasSegitiga(a,t));
       }

        getch();

       }

         float LuasSegitiga(float alas, float tinggi) 
      { 
      float luas;
      luas = alas*tinggi/2;
      return luas;

    }
  6. Variabel Lokal dan Global
    Variabel lokal adalah variabel yang dideklarasikan di dalam fungsi. Sifat-sifat variabel lokal :
    Secara otomatis akan diciptakan ketika fungsi dipanggil dan akan lenyap ketika proses eksekusi terhadap fungsi berakhir.
    Hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel dideklarasikan.
    Variabel global adalah variabel yang dideklarasikan di luar fungsi. Sifat-sifat variabel global adalah dikenal (dapat diakses) oleh semua fungsi. Berdasarkan contoh fungsi diatas, maka variabel luas disebut variabel lokal sedangkan nama variabel yang dideklarasikan dalam program utama seperti i, N, a, t disebut variabel global.
  7. Prosedur
    Prosedur merupakan suatu bagian dari program yang dimaksudkan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya terpisah dari program yang memanggilnya. Perbedaan fungsi dan prosedur adalah, fungsi menghasilkan/mengembalikan nilai, sedangkan prosedur tidak mengembalikan nilai tertentu, tapi dapat memberikan hasil yang ada di dalam prosedur itu. Prosedur disebut juga dengan fungsi tanpa tipe (void). Prosedur dapat menggunakan parameter atau tidak.

Daftar Pustaka :
http://student.blog.dinus.ac.id/anshari/2017/07/06/fungsi-dalam-algoritma-pemrograman/
https://www.academia.edu/19847106/prosedur_dan_fungsi_dalam_algoritma_dan_pemrograman?auto=download : Pengunggah : Akzha Jumiati

Wednesday, November 7, 2018

Algoritma Pemrograman : Operasi Penggunaan Array





Operasi Penggunaan Array



Variabel  Larik  atau  lebih  dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah  komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.
Variabel array dalam bahasa C++, dapat digolongkan menjadi tiga buah dimensi,yaitu :
  • Array Berdimensi Satu
          Array dimensi satu adalah sebagai tempat menampung jumlah kuota pada suatu variabel, sehingga terlihat seperti membatasi kuota dalam suatu variabel. Suatu array dapat digambarkan sebagai kotak panjang yang berisi kotak- kotak kecil didalam kotak panjang tersebut. Untuk pendeklarasiannya array satu dimensi ini sebenarnya hampir sama dengan pendeklarasian variabel yang lainnya, hanya saja pada pendeklarasian array satu dimensi ini variabel arraynya diikuti dengan maksimum banyaknya elemen yang dapat disimpan dalam variabel array yang dituliskan dalam pasangan tanda siku pembuka dan siku penutupnya. Didalam bahasa pemrograman C++, harga awal indeks dimulai dengan nilai 0 (nol). Maka jika dituliskan banyaknya maksimum elemen adalah N , hal ini dapat diartikan indeks yang akan digunakan adalah 0, 1, 2, 3, . . . .N-1.
    Berikut ini adalah contoh dari bentuk umum untuk pendeklarasian array satu dimensi :
    tipe_data nama_var_array [ukuran];
    Artinya :
    tipe_data               : Menyatakan jenis tipe data elemen array (int, char, float, dsb)
    nama_var_array   : Menyatakan nama variabel yang akan digunakanukuran                    : menunjukkan maksimal banyaknya elemen array
     Contoh syntax sederhana :
    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<iostream>
    using namespace std;
    main()
    {
        int i,n,nt[3],nut[3],nus[3],tot[3];
        string nama[10];
        char nim[20][20];
        float nitu[10],niuts[10],niuas[10];
        cout<<" Masukan berapa banyak murid yang dinilai : ";cin>>n;
        for(i=0;i<n;i++)
        {
            cout<< i+1 << "\tNama\t: ";cin>>nama[i];
            cout<<" \tNIM\t: ";cin>>nim[i];
            cout<<" \tNilai tugas\t: ";cin>>nitu[i];
            cout<<" \tNilai UTS\t: ";cin>>niuts[i];
            cout<<" \tNilai UAS\t: ";cin>>niuas[i];
            tot[i]=(nitu[i]*0.3)+(niuts[i]*0.3)+(niuas[i]*0.4);
            cout<<" \tNIlai Akhir\t: "<<tot[i]<<endl;
            cout<<endl;
        }
    }

     Hasil program :


  • Array Berdimensi Dua
    Array dua dimensi adalah array yang terdiri dari n buah baris dan m buah kolom, atau array dua dimensi juga biasa disebut sebagai array yang mempunyai dua subskrip, yaitu baris dan kolom. Bentuknya dapat dibayangkan seperti matriks atau tabel. dimana indeks pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom.
    Jika pada array satu dimensi menentukan batasan kuota variabel, maka pada array dua dimensi biasanya digunakan untuk meminimalisir jumlah penggunaan variabel, sehingga jika yang seharusnya kita menggunakan 10 variabel, maka dapat kita singkat menjadi 5 variabel atau berapapun yang kurang dari sepuluh. Sehingga fungsi ini memudahkan kita untuk tidak membuat banyak variabel.
    Contoh syntax sederhana :
    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<iostream>
    using namespace std;
    main()
    {
        int i,n,nilai[10][4],tot[10];
        string id[10][2];
        cout<<endl;
        cout<<" Masukan berapa banyak murid yang dinilai : ";cin>>n;
        for(i=0;i<n;i++)
        {
            cout<< i+1 << "\tNama\t: ";cin>>id[i][0];
            cout<<" \tNIM\t: ";cin>>id[i][1];
            cout<<" \tNilai tugas\t: ";cin>>nilai[i][0];
            cout<<" \tNilai UTS\t: ";cin>>nilai[i][1];
            cout<<" \tNilai UAS\t: ";cin>>nilai[i][2];
            tot[i]=(nilai[i][0]*0.3)+(nilai[i][1]*0.3)+(nilai[i][2]*0.4);
            cout<<" \tNIlai Akhir\t: "<<tot[i]<<endl;
            cout<<endl;
        }
    }

     Hasil program :


Baca Juga : Materi Fungsi
  • Array Berdimensi Tiga
    Pada array satu dimensi menunjukan index baris, pada array dua dimensi menunjukan jumlah baris, maka pada array tiga dimensi menunjukan kolom (jamngguanakan tabel). Array Tiga Dimensi adalah elemen array yang memiliki baris, kolom dan ukuran lebih banyak daripada Array dua dimensi, ini adalah array perluasan dari array dua dimensi dan dapat dikembangkan ke lebih dari dua dimensi.
    Contoh syntax sederhana :
    #include <iostream>
    using namespace std;
    int main()
    {
        char data [2][3][6] = {" 1 ", " 4 ", " 1 ", " 5 ", " 2 ", " 3 "};
        int i,j;
        cout<<"\n";


        for(i=0; i<2; i++)
        {
            for(j=0; j<3; j++)
            {cout<<data[i][j];}
        cout<<"\n";
        }
        return 0;
    }

    Hasil program :




    Sekian dari yang bisa penulis bagikan. Jika penulis ada kesalahan mohon dimaafkan dan terimakasih penulis ucapkan kepada para narasumber yang sudah membagi ilmunya dan para pembaca yang sudah mau membaca blog ini.


Daftar Pustaka :


Sunday, October 28, 2018

Algoritma Pemrograman : Operasi Manipulasi String



Operasi Manipulasi String


Operasi string, adalah operasi yang digunakan untuk memanipulasi atau mengkonversi huruf maupun angka yang di masukan.



  1. Fungsi strcat
    Fungsi ini digunakan untuk menambahkan string sumber kebagian akhir dari string tujuan. File header yang harus disertakan adalah : string.h dan  ctype.h.
    Bentuk Penulisan : stract (tujuan, sumber);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <ctype.h>
    #include <iostream.h>

    main( )
    {
    char a1[20],a2[20];
    system(“cls”);
    cout<<"Masukkan Kata - 1= ";
    cin>>a1;
    cout<<"Masukkan Kata - 2= ";
    cin>>a2;
    strcat(a1, a2);
    cout<<"Hasil Penggabungannya "<<a1;
    getch();
    }
    Hasil program :



  1. Fungsi strcmp
    Fungsi ini digunakan untuk membandingkan string pertama dengan string kedua. Hasil dari fungsi ini bertipe data integer (int). File header yang harus disertakan adalah : string.h 
    Bentuk Penulisan :  var_int = strcmp(str1, str2);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main()
    {
    char a1[ ] = "BSI";
    char a2[ ] = "BSI";
    char b1[ ] = "BSI";
    clrscr( );
    cout<<"Hasil Perbandingan "<<a1<<" dan "<<a2<<"->";
    cout<<strcmp(a1,a2)<<endl;
    cout<<"Hasil Perbandingan "<<a2<<" dan "<<a2<<"->";
    cout<<strcmp(a2,a1) <<endl;
    cout<<"Hasil Perbandingan "<<a1<<" dan "<<b1<<"->";
    cout<<strcmp(a1,b1) <<endl;
    getch();
    }
    Hasil program :


  2. Fungsi strcpy
    Fungsi ini digunakan untuk menyalin string asal ke-variabel string tujuan, dengan syarat string tujuan harus mempunyai tipe data dan dan ukuran yang sama dengan string asal. File header yang harus disertakan adalah : string.h.
    Bentuk Penulisan :  strcpy(tujuan, asal);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main( )
    {
    char huruf[20];
    char pindah[20];
    clrscr( );
    cout<<"Masukkan Sembarang Kata = ";
    gets(huruf);
    /* Proses */
    strcpy(pindah, huruf);
    cout<<"Pemindahannya =  "<<pindah;
    getch( );
    }
    Hasil program :


  3. Fungsi strlen
    Fungsi ini digunakan untuk memperoleh banyaknya karakter dalam string. File header yang harus disertakan adalah : string.h 
    Bentuk Penulisan : strlen(str);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main( )
    {
    char huruf[20];
    char pindah[20];
    clrscr( );
    cout<<"Masukkan Sembarang Kata = "; gets(huruf);
    cout<<"Panjang Kata Yang Diinputkan = "; cout<<strlen(huruf);
    getch( );
    }
    Hasil program :


  4. Fungsi strrev
    Fungsi  ini  digunakan  untuk  membalik letak urutan pada string. String urutan paling akhir dipindahkan keurutan paling depan dan seterusnya. File header yang harus disertakan adalah : string.h Bentuk Penulisan :  strrev(str);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>                                                                               
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main( )
    {
    char kata[20];
    clrscr( );
    cout<<"Masukan Sembarang Kata = ";
    gets(kata);
    strrev(kata);
    cout<<"Hasil Perubahan = "<<kata;
    getch( );
    }
    Hasil program :


  5. Fungsi konversi beberapa sting
    String memiliki beberapa fungsi untuk mengkonversi, yakni :
    Atof
    Fungsi  ini digunakan untuk mengubah string (teks) angka menjadi bilangan numerik float.      File header yang harus disertakan adalah : math.hContoh syntak :
    #include<stdio.h>
    #include<math.h>
    #include<string.h>
    #include<ctype.h>
    #include<iostream>
    #include<stdlib.h>

    //fungsi atof//
    using namespace std;
    main()
    {
        char hur[20];
        float ang,a,b;

        cout<<" Masukan sembarang angka = ";gets(hur);
        ang=atof(hur);
        a=ang+7;
        cout<<" Hasil angka yang diinputkan ditambah dengan 7 = "<<a;
        getch();
    }
    hasil program :


    Atoi
    Fungsi  ini digunakan untuk mengubah string (teks) angka menjadi bilangan numerik  integer. File header yang harus disertakan adalah : stdlib.h
    Contoh syntax :

    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<string.h>
    #include<ctype.h>
    #include<iostream>
    #include<stdlib.h>

    //fungsi atoi//
    using namespace std;
    main()
    {
        char hur[20];
        float ang,a,b;

        cout<<" Masukan sembarang angka = ";gets(hur);
        ang=atoi(hur);
        a=ang+5;
        cout<<" Hasil angka yang diinputkan ditambah dengan 5 = "<<a;
        getch();
    }
    Hasil program :


    AtolFungsi  ini digunakan untuk mengubah string (teks) angka menjadi bilangan numerik long integer. File header yang harus disertakan adalah : stdlib.h
    Contoh syntax :
    #include<stdio.h>
    #include<conio.h>
    #include<string.h>
    #include<ctype.h>
    #include<iostream>
    #include<stdlib.h>

    //fungsi atol//
    using namespace std;
    main()
    {
        char hur[20];
        float ang,a,b;

        cout<<" Masukan sembarang angka = ";gets(hur);
        ang=atol(hur);
        a=ang+4;
        cout<<" Hasil angka yang diinputkan ditambah dengan 4 = "<<a;
        getch();
    }
    Hasil program :

  6. Fungsi strlwr
    Fungsi ini digunakan untuk mengubah setiap huruf kapital ( huruf besar ) dalam string menjadi huruf kecil. File header yang harus disertakan adalah : string.h 

    Bentuk Penulisan : strlwr(str);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h> #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main()
    {
    char kata[20];
    clrscr();
    cout<<"Masukan Sembarang Kata dengan Huruf Besar ="; gets(kata);
    strlwr(kata);
    cout<<"Hasil Perubahan = "<<kata; getch();
    }
    Hasil program :

  7. Fungsi strupr
    Fungsi  ini  digunakan untuk mengubah setiap huruf kecil dalam string menjadi huruf kapital ( huruf besar ). File header yang harus disertakan adalah : string.h 
    Bentuk Penulisan :  strupr(str);
    Contoh syntax :
    #include <stdio.h>
    #include <conio.h>
    #include <string.h>
    #include <iostream.h>
    main()
    {
    char kata[20];
    clrscr();
    cout<<"Masukan Sembarang Kata dengan Huruf Kecil="; gets(kata);
    strupr(kata);
    cout<<"Hasil Perubahan = "<<kata;
    getch();
    }
    Hasil program :



Baca Juga : Akses File dari C++/cpp ke notepad/txt

Algoritma Pemrograman : Graph dan Pohon

Graph Graf adalah kumpulan noktah (simpul) di dalam bidang dua dimensi yang dihubungkan dengan sekumpulan garis (sisi). Graph dapa...